
PENCEMARAN sumber air baku dari Sungai Air Bengkulu yang semakin parah membuat perusahaan daerah air minum Tirta Darma Kota Bengkulu menaikkan kadar tawas penjernih air hingga 100 persen.
"Tingkat kekeruhan sangat tinggi sehingga tawas penjernih air dinaikkan dari 10 ton per bulan menjadi 20 ton," kata Kepala Bidang Pelayanan PDAM Kota Bengkulu Fajarudin di Bengkulu, Rabu.
Ia mengatakan pencemaran Sungai Air Bengkulu yang cukup tinggi membuat PDAM Tirta Darma Kota Bengkulu terpaksa menaikkan kadar bahan kimia penjernih air tersebut.
Sumber pencemaran sungai antara lain pembuangan limbah pencucian batu bara, limbah pabrik karet dan pabrik CPO yang membuat kualitas air semakin buruk.
"Pengambilan limbah batu bara dengan mesin penyedot oleh nelayan juga memperparah kekeruhan air sehingga tawas terpaksa ditambah," ujarnya.
Ia mengatakan sumber air baku PDAM dari Sungai Air Bengkulu melayani 6.000 pelanggan di Kota Bengkulu.
Sedangkan 21 ribu pelanggan dilayani dari sumber sungai Air Nelas di perbatasan Kota Bengkulu dengan Kabupaten Seluma.
"Meski pencemaran sangat tinggi, kami belum bisa mengalihkan sumber air 6.000 pelanggan ke Air Nelas karena keterbatasan dana," jelasnya.
Untuk itu ia mengharapkan dinas terkait bisa menindak tegas perusahaan yang membuag limbah tambang batu bara dan limbah pabrik karet ke sungai itu sebab mengancam ketersediaan air bersih bagi masyarakat kota.
Ia mengatakan hingga saat ini baru 30 persen penduduk Kota Bengkulu yang terlayani oleh PDAM.
"Padahal kami menargetkan bisa melayani minimal 60 persen penduduk Kota Bengkulu yang berjumlah 327 ribu jiwa," katanya.
Sebelumnya Gerakan Masyarakat Peduli Daerah Aliran Sungai (Gemapedas), gabungan dari LSM, mahasiswa dan masyarakat mendesak pemerintah menindak tegas perusahaan tambang batu bara yang beraktivitas di hulu sungai itu.
"Penyebab utamanya adalah aktivitas penambangan batu bara yang terbukti dengan banyaknya nelayan yang beralih menjadi pengumpul limbah batu bara di sepanjang sungai," kata aktivis Gemapedas dari Universitas Muhammadiyah Bengkulu Sony Taurus.
Ia mengatakan Gemapedas mendesak pemerintah mencabut izin delapan perusahaan tambang batu bara yang beraktivitas di hulu sungai yaitu PT Bukit Sunur, PT Danau Mas Hitam, PT Bara Sirat Unggul Permai, PT Bara Mas Utama, PT Kusuma Raya Utama, PT Bara Alam Raya dan PT Inti Bara Perdana.
Lanang Pening merupakan sebuah Blog pribadi yang menyajikan berbagai informasi tentang berita yang bersifat Lokal, Nasional dan Internasional. Serta berbagai info yang Lucu, Unik dan Menarik sebagai penambah wawasan anak negeri.
13 Jul 2011
KADAR TAWAS AIR PDAM DINAIKKAN 100 PERSEN
12 Jul 2011
PASIR BESI BENGKULU DIEKSPOR KE CHINA
EKSPOR produk pasir besi Provinsi Bengkulu tahap pertama pada bulan Juli 2011 ke China mencapai 23.301 ton dengan nilai devisa 1.133 juta dolar AS.
Produksi pasir besi itu dari tambang di Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur, kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi/UKM Provinsi Bengkulu Yanuar Agus, Selasa.
Pengapalan pasir besi di Kabupaten Kaur dari pelabuhan Linau setempat, sedangkan produksi pasir besi Seluma dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
Ekspor perdana pasir besi itu merupakan komoditas baru bagi sektor pertambangan di Provinsi Bengkulu, setelah batu bara. Dengan demikian, saat ini ekspor Bengkulu terdiri dari empat komoditas.
Selain pasir besi dan batu bara, ekspor juga dilakukan untuk cangkang kelapa sawit dan karet olahan setengah jadi produksi Bengkulu Angkasa Makmur (BAM) dan Pabrik pengolahan karet PT Batang Hari di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Mestinya ekspor andalan Bengkulu selain batu bara, juga minyak kelapa sawit mentah dan biji kelapa sawit (Kernil) karena daerah itu salah satu sentra kebun kelapa sawit terbesar di Sumatra bagian Selatan.
Namun hingga saat ini produksi minyak kelapa sawit Bengkulu dikirim langsung pemiliknya ke berbagai daerah di luar Bengkulu bahkan di ekspor ke beberapa negara.
Menurut data ekspor produksi kebun kelapa sawit itu, hingga saat ini hanya ekspor cangkang kelapa sawit saja yang dilakukan selama tahun 2011 dengan volume sebanyak 36.793 ton dan nilai mencapai 1,8 juta dolar.
Sedangkan komoditas lainnya yaitu batu bara sebanyak 1,117 juta ton dan nilainya 72,071 juta dolar serta karet setengah jadi sebanyak 6.476 ton dengan nilai 29.081 juta dolar.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, Riky Gunarwan, menjelaskan luas areal perkebunan kelapa sawit rakyat dan perkebunan besar di daerah ini mencapai 212.727 hektare dengan produksi rata-rata 2,3 juta ton TBS per tahun.
Sentra perkebunan kelapa sawit di Bengkulu terdapat di Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, Seluma, Kaur, dan paling luas di Kabupaten Mukomuko, ujarnya.
BEM DESAK HIBURAN MALAM DITUTUP SEBELUM PUASA

BADAN eksekutif mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadidyah Bengkulu (UMB) mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat menutup semua hiburan malam, terutama di kawasan Pantai Panjang sebelum masuk bulan suci Ramadhan.
Hiburan malam itu antara lain peraktek warung remang-remang, diskotik dan cafe karena akan mengganggu konsentrasi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa, kata Presiden BEM UMB Sony Taurus di Bengkulu, Selasa.
"Kami mendesak PLT Gubernur untuk melakukan penutupan seluruh hiburan malam yang diduga maksiat dan prostitusi terutama menjelang bulan ramadhan," tandasnya.
Ia menilai, menjamurnya warung remang-remang, diskotik, cafe dan tempat hiburan malam itu, diduga sarat prostitusi dan perbuatan maksiat. Ini bukti lemahnya pengawasan pemerintah dalam memberi solusi kepada masyarakat apalagi menjelang bulan suci Ramadhan.
Jika tidak segera ditertibkan, maka dikhawatirkan terjadi gejolak sosial masyarakat, sehingga menimbulkan masalah baru menjelang bulan suci Ramadhan nanti.
"Kami memberi tenggang waktu tiga hari sebelum puasa agar lokasi hiburan ditertibkan. Jika tidak akan ada aksi besar-besaran mengajak tokoh agama dan masyarkat langsung menertibkannya," ujarnya.
Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM itu mengaku kecewa dengan Plt Gubernur Bengkulu saat mereka menghadap belum lama ini justru diterima Satpol PP yang berjaga di pintu ruangan Plt Gubernur. Mereka beralasan gubernur sedang berada di luar, ujarnya.
Imbauan tersebut juga disampaikan ke ibukota kabupaten antara lain kepada Pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Selatan dan sembilan kabupaten/kotya di daerah itu, ujarnya.
Kasat Pol PP Kabupaten Bengkulu Selatan Arjo Arifin menanggapi saran BEM itu berjanji, akan menertibkan keberadaan warung remang-remang dan warung tuak tersebar di beberapa lokasi di daerah itu.
Petugas dari jauh hari sudah mengingatkan kepada pemilik warung tersebut, baik lisan maupun tertulis bahwa tiga hari sebelum masuk puasa hiburan malam di wilayah itu ditutup.
"Saya sudah diperintahkan pak bupati segera menindak dan menertibkan keberadaan warung remang-remang dan warung uak," jelas Arjo Arifin.
Ia mengatakan, penertiban itu bertujuan menghormati dan memberikan kenyamanan bagi umat muslim akan menjalankan ibadah puasa, termasuk keberadaan mercon yang dinilai meresahkan juga akan dirahazia.
Sasaran rahazia itu antara lain sekolah, pasar dan beberapa tempat yang diduga sebagai lokasi praktik mesum dan pesta tuak, sebelum melakukan operasi akan koordinasi dengan pihak terkait yaitu kepolisian, anggota Kodim 0408 Bengkulu Selatan, dan satuan Polisi Militer (CPM).
Sebelum operasi dilakukan, pihaknya akan mendatangi secara pendekatan terhadap pemilik hiburan terselubung, dengan harapan mereka dapat menghormati dan menghentikan segala kegiatan dinilai berentangan dengan ajaran agama, ujarnya.
BENGKULU BERANGKATKAN PERTUKARAN PEMUDA ASEAN

DINAS Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu akan memberangkatkan para pemuda berprestasi dalam program pertukaran pemuda antarnegara ASEAN pada bulan Juli dan Agustus 2011.
"Para pemuda ini akan diberangkatkan ke beberapa negara Asean seperti Malaysia, Thailand, Singapura," kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Heriyanto, Selasa.
Pertukaran pemuda ASEAN ini mempunyai tujuan promosi kebudayaan, kesenian, pariwisata, dan ilmu pengetahuan ke sesama anggota negara ASEAN.Tidak hanya pertukaran pemuda sesama negara ASEAN, Bengkulu juga mengirimkan beberapa orang pemuda berprestasi ke beberapa negara luar ASEAN seperti Kanada, Jepang, dan Korea Selatan.
pada 2011 Bengkulu mengirimkan empat wakil pemuda yaitu Dikti Pahlawan ke Kanada, Fernandita Gusweni ke negara anggota ASEAN, Zola Meta Sari ke negara anggota ASEAN, Lovina Primadika ke Jepang dan Korea Selatan, utusan ini seluruhnya dari Universitas Bengkulu.
Keberangkatan pertukaran pemuda dilakukan secara bertahap, saat ini telah berngkat menuju Malaysia Zola Meta Sari, dan akan segera menyusul yang lainnya pada bulan Juli dan Agustus.
Para utusan pemuda ini selain memiliki kemampuan berbahasa asing juga mempunyai pengetahuan yang memadai mengenai budaya Indonesia, serta hal yang berhubungan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selain itu para pemuda yang diberangkatkan ini diharapkan mampu belajar mengenai etos para pemuda asing yang gigih dalam menuntut ilmu dan bertanggung jawab pada tugas dan fungsinya sebagai pemuda.
"Kita berharapa pemuda ini akan mempromosikan daerah Bengkulu ke ajang internasional, dan Indonesia secara nasional. Semoga ini bisa membawa berkah bagi Indonesia dan Bengkulu," kata Heriyanto.
DUA SISWA BENGKULU LOLOS PASKIBRAKA NASIONAL
DUA siswa Kota Bengkulu, Valeri After Contesta dan Farrin Rizki Fernando, dinyatakan lulus seleksi menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2011.
"Kedua siswa ini akan mulai mengikuti karantina di Cibubur, 20 Juli-20 Agustus 2011," Kata Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Heriyanto, Selasa.
Valeri After Contesta adalah siswa Sekolah Menengah Farmasi Kota Bengkulu, sedangkan Farrin Rizki Fernando siswa SMA Negeri 4.
"Kedua siswa ini mampu bersaing dan terpilih mewakili Provinsi Bengkulu setelah menyisihkan 120 peserta yang berasal dari sepuluh kabupaten dan kota," katanya.
Ia mengatakan, dari pengalaman beberapa tahun lalu, anggota Paskibraka dari Provinsi Bengkulu selalu mampu menduduki posisi strategis, yakni sebagai pembawa baki bendera dan penggerek bendera.
"Mudahan pada 2011 posisi strategis itu mampu kita dapat lagi," katanya.
Menurut dia, untuk karantina Paskibra tingkat provinsi akan digelar pada 5 Agustus yang langsung digembleng oleh Purna Paskibra Indonesia (PPI) Bengkulu dan unsur TNI.