google918a0c52108bf1a3.html Lanang Pening: KEMENAG BENGKULU TIDAK MELIHAT HILAL

29 Agu 2011

KEMENAG BENGKULU TIDAK MELIHAT HILAL

Tim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, tidak melihat hilal atau bulan di kawasan wisata Tapak Paderi daerah itu untuk menetapkan 1 Syawal 1432 Hijriah karena terhalang awan tebal.

"Kami tidak bisa melakukan pengamatan posisi hilal atau bulan di kawasan wisata Tapak Paderi pada 29 Agustus 2011 untuk menetapkan 1 Syawal 1432 Hijriah karena terhalang awan tebal," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu Taufiqurrahman, Senin.
Ia mengatakan, hilal tak bisa terlihat karena pada pukul 18.10 WIB, sinar matahari yang semula bersinar terang menjadi tak tampak karena terhalang awan tebal.

"Berdasarkan pantauan kami, posisi hilal berada pada 23 derajat 11 menit 49 detik," katanya
Posisi pantauan di Tapak Paderi berada pada satu derajat 27 menit 25 detik. Lalu lintang tempat berada di minus tiga derajat 48 menit 15 detik Lintang selatan, sedangkan bujur tempat berada di 102 derajat 15 menit 3,6 detik Bujur Timur.

"Kami sudah melaporkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta bahwa hilal tak bisa dilihat di Tapak Paderi Bengkulu. Jadi penetapan 1 Syawal 1432 Hijriah tergantung pantauan di daerah lain dan Tim Rukyat Pusat di Jakarta," katanya.
Kawasan wisata Tapak Paderi dipilih sebagai lokasi pengamatan bulan karena lokasi itu memiliki ketinggian di atas tujuh meter dari permukaan laut sehingga bisa memandang ke arah matahari terbenam.
"Pengamatan bulan dilakukan mulai 17.30 WIB hingga 18.30 WIB dengan menggunakan dua unit teropong khusus. Sekitar 30 tokoh agama Islam diundang untuk mengamati bulan sebagai dasar penetapan 1 Syawal 1432 Hijriah," katanya.

Dalam Islam, ada dua cara menentukan 1 Syawal yakni dengan hisab atau perhitungan jalannya bulan serta dengan rukyat yang berdasarkan pengamatan hilal secara langsung.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kemenag Provinsi Bengkulu, Junni Muslimin mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Fitri 1432 Hijriah tingkat Provinsi Bengkulu di halaman Masjid Raya Baitul Izzah Padang Harapan Kota Bengkulu.

"Bertugas sebagai khatib direncanakan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, sedangkan sebagai khatib cadangan adalah Khairuddin Wahid dan Kusnadi Sahab," katanya.

Adapun yang bertugas sebagai imam shalat Idul Fitri, imam masjid raya Baitul Izzah, Rusli M Daud, sedangkan sebagai imam cadangan Junni Muslimin dari Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT MUSRIADI (LANANG PENING)