google918a0c52108bf1a3.html Lanang Pening: Ditanggapi bijak, DPRD Kabupaten Mukomuko masalah PDAM selagan

4 Mei 2012

Ditanggapi bijak, DPRD Kabupaten Mukomuko masalah PDAM selagan

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyarankan agar pihak terkait menanggapi persoalan di internal PDAM Selagan dengan bijak sehingga tidak mengorbankan banyak orang.

"Kami tidak menyebutkan orangnya yang mengambil kebijakan dalam penyelesaian permalasahan PDAM tetapi yang jelas pihak terkait agar dalam menanggapi kekisruhan internal PDAM itu dengan bijak," katanya, di Mukomuko, Jumat.
Sebaiknya dalam menyelesaikan permasalahan kekisruhan dalam internal PDAM, jangan mengorbankan banyak orang termasuk banyak karyawan perusahaan itu demi mempertahankan direktur yang terbukti kinerjanya tidak jelas dan kurang bagus.

Buktinya, kata dia, dari hasil audit dan pemeriksaan pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyatakan kinerja direktur tidak jelas dan kurang bagus belum lagi sembilan tuntutan karyawan perusahaan itu saat inspeksi mendadak lintas Komisi DPRD kabupaten mukomuko yang diakui kebenarannya oleh direktur.

"Sekali lagi kami mohon jangan korbankan orang banyak dalam hal ini pelanggan PDAM yang sejak empat hari tidak menerima air dari perusahaan itu," ujarnya.


Sebelumnya Bupati Mukomuko Ichwan Yunus mengancam akan memecat karyawan PDAM Tirta Selagan yang masih melakukan mogok kerja apalagi dalam waktu cukup lama.

Ichwan juga memberikan kesempatan dan pilihan bagi sebanyak 23 karyawan PDAM yang melakukan mogok kerja untuk mengundurkan diri saja, agar bisa dicarikan penggantinya yang baru.

"Kalau tidak mau mengundurkan diri sebagai karyawan PDAM biar kami carikan orang baru," ujarnya. Ia sangat menyayangkan sikap para karyawan PDAM yang masih melakukan mogok kerja ditengah upaya dari pemerintah setempat melakukan pembenahan terhadap manajemen dan kerusakan mesin PDAM.

"Pinjaman daerah untuk PDAM tengah di teliti oleh pusat investasi daerah dan kemungkinan pada akhir bulan Mei ditandatangani," ujarnya.

Terkait masih mogoknya karyawan PDAM yang berdampak terhadap terhentinya distribusi air pada pelanggan, menurut Ichwan, pihaknya akan mencari bantuan ke Kota Bengkulu agar bisa mengooperasikan kembali pompa PDAM.
Sumber : Antara Bengkulu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT MUSRIADI (LANANG PENING)