google918a0c52108bf1a3.html Lanang Pening: DPRD DESAK DINKES SIAPKAN VAKSIN ANTI RABIES

13 Jul 2011

DPRD DESAK DINKES SIAPKAN VAKSIN ANTI RABIES

KOMISI III DPRD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendesak Dinas Kesehatan setempat untuk menyiapkan stok vaksin anti rabies agar warga yang digigit anjing bisa ditangani.

"Kasus digigit anjing pengidap rabies merupakan kasus insidentil yang perlu penanangan cepat. Jadi mekanismenya harus ada stok permanen di dinas kesehatan dan pusat kesehatan masyarakat," kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko Hermansyah, Rabu.
Hal ini disampaikan oleh Hermasyah meganggapi tidak tersedianya stok vaksin rabies (VAR) di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) ketika sejumlah warga yang digigit anjing tidak mendapatkan vaksin.

Ia menilai, kasus kehabisan VAR ini menunjukkan belum ada persiapan dari pemerintah setempat melalui Dinkes dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat.

"Jangan-jangan penyakit jenis lain yang mematikan juga tidak ada obatnya di puskesmas dan dinkes," katanya.

Sebagai instansi yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan kata dia, Dinkes harus punya tanggung jawab dalam membuat perencanaan yang matang, terkait sejumlah jenis penyakit yang berbahaya yang perlu mendapat prioritas pengobatan.

Seharushya saat obat-obatan dan vaksin itu dibutuhkan oleh warga masyarakat, dinkes dan puskesmas sudah ada stok dan tidak perlu lagi harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah ini.

Komisi yang membidangi instansi pemerintah bidang kesehatan itu sangat menyesali dan kinerja yang sudah dilakukan selama ini tidak sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh semua pihak.

"Ini peringatan DPRD kepada Diknes dan Puskesmas agar persoalan rabies tidak dipandang sebelah mata dan dikesampingkan," ujarnya memberikan penegasan.

Kegagalan Dinkes dalam menjalankan tugas selama ini, juga merupakan kegagalan pemeritah setempat dalam mengatur dan memberikan evaluasi terhadap kinerja bawahan, akibatnya berimbas kepada warga sebagai konsumen.

DPRD lanjut dia, akan menyampaikan ini secara lanGsung kepada Kepala daerah supaya memberikan tindakan dan bila perlu pihak pertimbangan pangkat dan jabatan menganti pejabat tersebut agar kinerja ke depan menjadi lebih baik.

Selain itu pihak dewan akan mengagendakan inspeksi mendadak setiap pusmesmas untuk mengawasi persiapan obat-obatan yang digunakan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Rencana turun akan kami bahas dulu di tingkat komisi,
sedangkan jadwalnya tidak bisa disebutkan, karena bukan inspeksi mendadak lagi namanya kalau diketahui oleh mereka," urainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COPYRIGHT MUSRIADI (LANANG PENING)